Hak Ahli Waris bila Penabung 3i_networks CAR Meninggal Dunia

BILA PEMEGANG POLIS MENINGGAL DUNIA APA YANG DILAKUKAN NAMA AHLI WARIS DIDALAM FORMULIR 3I-NETWORK, DAN APA HAK AHLI WARIS DI FORMULIR SPAJ ?

- Untuk formulir  3i-networks yang ber ID, itu diisi ahli waris yang sudah berusia 17 tahun, karena untuk meneruskan 3i-networks nya, nama ahli waris bukan member 3i-networks, karena kalau tiba-tiba pemegang polis meninggal yang meneruskan ID untuk 3i-networks nya yaitu ahli waris.
- Untuk formulir SPAJ itu diisi bisa anak, walaupun umur masih kecil, bisa juga diisi suami atau istri.
BACA TANYA JAWAB DIBAWAH INI :
A : Bagaimana kalau pemegang polis meninggal dunia, tabungan masih belum mencapai 5 tahun, apa yang dilakukan ahli waris ?
Dan apabilan tabungan sudah mencapai 5 tahun, apa yang dilakukan ahli waris.
B : Ahli waris yang tertera di formulir SPAJ berhak mendapatkan uang pertanggungan senilai premi pemegang polis yang meninggal, 21 juta premi 350.000, 42 juta premi 700.000, 60 juta premi 1 juta, dan tabungan bisa dilanjutkan dan bisa diklaim ahli waris, kalau tabungan tidak diteruskan bisa kepotong biaya akusisi, dan tabungan habis, kalau sudah mencapai 5 tahun, minimal tahun ke 6 bisa diklaim ahli waris.
A : Kalau nasabah 3i udah punya income bulanan terus meninggal. kan dapat Uang Pertanggungan (UP) 21 juta premi 350.000, 42 juta premi 700.000, 60 juta premi 1 juta, bagaimana incomenya apakah lanjut terus ngalir perbulan ke ahli waris?
B : Si ahli waris dapat uang pertanggungan + nilai tabungan, tetapi si ahli waris buka polis baru / nabung dari awal dan ID yg di gunakan adalah ID si nasabah yg meninggal tadi, dan income akan tetap dapat.
A : Berarti tabungan, kalo si tertanggung meninggal tidak bisa diwariskan dong ???
Bukanya tabungan juga bisa diwariskan? Asal tabunganya tidak diklaim si ahli waris. Ketika si tertanggung meninggal ?
B : Jika tertanggung meninggal dunia, maka ahli waris dapat uang pertanggungan + saldo investasinya. Sementara jika ahli waris ingin melanjutkan bisnisnya maka dia wajib buka polis baru dengan tertanggung baru, menggunakan ID lama punya pemegang polis yang meninggal tadi.
Unitlink gabungan antara asuransi jiwa dengan investasi menjadi satu kesatuan, tidak dapat dipisahkan. Jadi ketika tertanggung meninggal dunia ahli waris akan menerima Uang Pertanggungan + saldo investasi.
A : Misalkan sudah nabung 5 tahun terus di usia 50 tahun meninggal kemudian si ahli waris tidak klaim sampai batas usia tertanggung 74 tahun, bolehkah dilakukan seperti itu ? catatan : ahli waris juga member 3i ?
B : Mohon untuk dipahami istilah asuransi.
Penanggung adalah pihak yang menanggung atas resiko, dalam hal ini adalah perusahaan.
Tertanggung adalah orang yang diasuransikan atau yang ditanggung jika terjadi resiko
Pemegang polis adalah orang yang membuat perjanjian dengan penanggung.
Jika pemegang polis adalah sekaligus sebagai tertanggung dan meninggal dunia maka uang pertanggungan + saldo investasi akan diberikan kepada ahli waris. Jika ahli waris ingin melanjutkan bisnisnya maka harus buka polis baru dengan ID yang lama,
Batas maksimal untuk pengajuan klaim meninggal adalah 90 hari setelah tertanggung meninggal dunia dan klaim dapat diajukan selama polis berstatus aktif.
Tidak bisa jika tertanggung sudah meninggal ahli waris tidak klaim dan menunggu usia tertanggung 74th. Yang jadi tertanggung saja sudah meninggal dunia kok.
Lebih bijak jika langsung klaim kemudian uang pertanggungan dan saldo investasi untuk buka polis baru. Dengan demikian dana kita akan dikelola lagi oleh perusahaan. Memang dalam 5 tahun pertama akan dikenakan lagi biaya akuisisi.
Daripada tidak di klaim, kemudian waktu klaim ditolak karena sudah melewati batas maksimal yang diberikan.
Semoga bermanfaat.
A : Adakah kalau usul asuransi yg menyatakan bahwa apabila tidak di klaim > 90 hari akan ditolak?
Misal dalam sebuah keluarga ada 5 anggota keluarga yaitu Ayah, Ibu, Anak1 (1 th), Anak2 (3 th), Anak3 (5th), Anak4 (7th)... jika... Ayah ikut 3i sebagai pemegang polis sekaligus tertanggung kemudian ayah memasukan semua anggota keluarga menjadi member 3i dimana ayah sebagai pemegang polis atas tertanggung anggota keluarganya (ibu, anak 1, anak 2, anak 3, anak 4)... bolehkan seperti itu ?
B : Untuk masalah klaim, untuk penjeasan lebih jelas silahkan hubungi l@nCAR pak. Terimakasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CAR 3i_networks 100% Halal Menurut Agama

Resiko Telat Bayar Premi 3i_networks CAR